Breaking News

Bisnis-Skincare

Tips memulai bisnis Skincare dengan mudah

Salah satu kategori bisnis yang makin menggeliat dan tumbuh walaupun pandemic melanda adalah bisnis produk-produk kecantikan, terutama skincare.

Dan mungkin ini pula yang membuat kami merekomendasikan pada anda semua agar lebih baik memilih model bisnis ini, pertama pasarnya tumbuh dan kedua penjualannya repeat order.

Tapi sebelum mulai usaha skincare, kami punya beberapa saran untuk anda. Siapa tahu bisa dipertimbangkan.

Menentukan jenis bisnis

Sebelum memulai segala sesuatunya, pilih model bisnis yang ingin anda tekuni. Apakah bisnis yang menjual produk langsung pada customer atau sebaliknya.

Jika anda tidak menjual produk langsung pada customer, mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan pendekatan reseller dan dropshipping.

Dengan cara ini nantinya anda bisa menghemat biaya pemasaran karena sebagian kecilnya sudah di handle oleh mereka para reseller dan dropshippter.

Inilah konsep yang digunakan oleh salah satu pemilik brand skincare, Ms Glow. Para marketer online bisa mendaftarkan menjadi Reseller Ms Glow dengan cara ynag relative murah.

Riset pasar

Selain memilih model bisnis yang ingin kita tekuni, kita juga harus memikirkan pasar yang ingin ditargetkan. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk melakukan riset pasar.

Riset pasar dilakukan dalam rangka mengetahui apa yang di inginkan pasar. Bahkan dengan riset yang lebih dalam kita bisa tahu kompetisi di market tersebut.

Banyak pebisnis yang akhirnya gulung tikar pada tahun pertama dan kedua karena sebelumnya mereka tidak melakukan riset pasar terlebih dahulu. Sehingga produk mereka tidak benar-benar mampu memberikan solusi atas masalah yang dihadapi.

Membuat produk

Pada tahapan ini sebenarnya kita tidak perlu menjadi ahli dalam membuat produk yang ingin dijual dan dibutuhkan pasar.

Yang harus kita lakukan hanyalah menemukan orang yang memiliki keahlian dalam meramu bahan-bahan alam untuk dijadikan produk yang ingin kita jual.

Dalam proses ini harus dibuat perjanjian agar tidak ada masalah dikemudian hari.

Menetapkan target pasar

Pada tahapan sebelumnya kita sudah melakukan riset pasar. Dan pada tahap ini kita harus memilih pasar mana yang ingin kita target pertama kali.

Ini berguna agar market kita spesifik dan kemudian tidak membutuhkan biaya pemasaran yang tidak terlalu tinggi dan besar.

Selain tahapan diatas kita juga harus mulai memikirkan bagaimana membuat nama brand, model kemasan, izin edar, strategi pemasaran dan lain sebagainya.