Breaking News

Ternak Kelinci Pedaging Untuk Mulai Usaha Barumu

Kelinci Pedaging
Beberapa jenis Kelinci Pedaging untuk Budidaya
1. New Zealand White
2. Flemish Giant

Ternak Kelinci Pedaging Untuk Mulai Usaha Barumu

Langkah Ternak Kelinci Pedaging
1. Pilih Indukan Kelinci Pedaging
2. Penyiapan Kandang Kelinci PedagingKandang Type Postal
Kandang Type Battery
Type Kandang Ranch (terbuka)

3. Pengendalian Pakan Untuk Kelinci Pedaging
4.Langkah Memasangkan Kelinci Secara EfektifMasa Reproduksi Kelinci
Proses Perkawinan Kelinci
Proses Kelahiran Anak Kelinci

5. Perawatan Anak Kelinci Pedaging
6. Kelinci Pedaging Siap Dipanen

Keunggulan Beternak Kelinci PedagingAdapun keunggulan beternak kelinci pedaging ialah seperti berikut:

Langkah Membuat Kandang Kelinci Sendiri1. Persiapkan Bahan dan Perlengkapannya Ditambah Dahulu
2. Persiapkan Balok Kawat dan Kayu Ukuran Kecil
3. Rekatkan Balok Dengan Kayu Balok
4. Buat Perputaran Yang Cukup Nyaman
5. Taruh Kandang Di tempat Teduh

 

Kelinci Pedaging

Kelinci ialah hewan mamalia dari kerabat Leopriade, yang bisa diketemukan di beberapa sisi bumi. Kelinci berkembangbiak dengan beranak yang disebutkan vivipar. Dahulunya, hewan ini ialah hewan liar yang hidup di Afrika sampai ke dataran Eropa.

Pada perubahannya, tahun 1912, kelinci dikelompokkan dalam ordo Lagomorpha.

Ordo ini dibagi jadi dua kerabat, yaitu Ochtoniade (tipe oika yang pintar bersiul) dan Leopriade (terhitung didalamnya tipe kelinci dan terwelu). Asal kata kelinci datang dari bahasa Belanda, yakni konijntje yang memiliki arti “anak kelinci”.

Ini memperlihatkan jika warga Nusantara mulai mengenal kelinci saat periode penjajahan, walau sebenarnya di Pulau Sumatera ada satu spesies asli kelinci sumatera (Nesolagus netscheri) yang baru diketemukan di tahun 1972.

Sekarang ini beberapa tipe kelinci jadi hewan piaraan dan hewan pedaging. Beberapa macam kelinci sebagai hewan pedaging ada juga yang jadi hewan piaraan.

Tipe kelinci paling besar di dunia, yakni Continental Giant umumnya jadi hewan pedaging, tapi ada pula yang memiaranya dan dengan cara resmi sudah jadi kelinci paling besar di dunia.

Beberapa jenis Kelinci Pedaging untuk Budidaya

Saat sebelum mengulas budidaya ternak kelinci pedaging lebih dalam, kamu harus tahu dahulu nih jika ada 2 tipe kelinci pedaging yang mana ke-2 nya berbobot berlainan dan mempunyai potensi datangkan untung besar.

1. New Zealand White

Walau memiliki nama new zealand, tetapi kelinci ini rupanya datang dari Amerika karena perkawinan silang dengan ras flemish giant. New zealand white mempunyai warna bulu-bulu putih albino dengan berat capai 5 kg.

Tipe kelinci pedaging yang ini benar-benar pas untuk usaha budidaya ternak kelinci, karena pengembangbiakannya yang cepat, rerata sekitaran 10 sampai 12 anak dalam 1x melahirkan.

2. Flemish Giant

Tipe kelinci pedaging seterusnya yang dapat kamu pakai untuk budidaya ternak ialah flemish giant. Kelinci yang ini mempunyai beberapa ciri yakni warna bulu-bulu bermacam dan wujud badan yang panjang dan bertelinga lebar. Beratnya dapat capai 10 kg.

Tetapi sekarang ini tipe kelinci itu sulit diketemukan di Indonesia, hingga untuk mengawali budidaya ternak kelinci flemish giant, kamu dapat memasangkannya dengan tipe kelinci lainnya, satu diantaranya yaitu kelinci new zealand white.

Langkah Ternak Kelinci Pedaging

Nach, jika sudah mengetahui ke-2 tipe kelinci pedaging, sekarang waktunya kita mengulas budidaya ternak kelinci pedaging yang paling gampang dan sederhana buat kamu aplikasikan. Berikut penjelesan selengkapnya.

1. Pilih Indukan Kelinci Pedaging

Langkah pertama untuk mengawali budidaya ternak kelinci pedaging ialah pilih indukan yang berkualitas. Ini terang punya pengaruh untuk kelangsungan budidaya yang sudah dilakukan.

Untuk memperoleh indukan kelinci itu, kamu harus betul-betul memerhatikan bibit ternak yang hendak dibeli, yaitu mempunyai berat badan minimum 4 kg untuk kelinci betina dan 3 kg untuk kelinci jantan, warna mata ceria, bulu-bulu bersih, pinggul bundar, dan gesit geraknya.

2. Penyiapan Kandang Kelinci Pedaging

Seterusnya, siapkan kandang yang pantas dan nyaman untuk ditempati oleh kelinci pedaging. Tetapi sebelumnya, yakinkan lokasi budidaya ternak kelinci pedaging jauh dari ingar-bingar perkotaan. Karena kelinci tipe ini lebih menyenangi lokasi yang mempunyai perputaran udara baik, kurang lebih sekitaran 21 derajat Celcius.

Untuk kandang, kamu dapat membuat dari kayu atau bambu dengan panjang 200 cm dan lebar 70 cm untuk memuat kelinci sekitar 10 sampai 12 ekor bergantung dari tipe kelaminnya sendiri.

Disamping itu, jangan sampai menyatukan kelinci jantan dan betina pada satu kandang yang serupa, buat menghindar perkawinan awal dalam budidaya ini.

Minimal ada 3 tipe kandang yang umum dipakai untuk budidaya ternak kelinci pedaging, mencakup:


[H4] Kandang Type Postal [/H4]

Kandang untuk budidaya ternak kelinci pedaging ini tidak begitu punya pengaruh terutamanya untuk proses perkembangan kelinci. Karena kandang postal biasanya dibikin untuk anak kelinci pedaging yang hendak stop di sapih oleh induknya dan untuk proses perkawinan kelinci.


[H4] Kandang Type Battery [/H4]

Berlainan dari kandang type postal, kandang battery malah dianjurkan untuk peternak yang ingin lakukan tahapan pembesaran kelinci. Kandang ini umumnya dibikin bertingkat dengan bambu atau ram kawat, di mana ukuran kandangnya sekitaran 60×40 cm, bergantung dari tipe dan wujud badan kelinci.


[H4] Type Kandang Ranch (terbuka) [/H4]

Kandang type ranch biasa dipakai untuk budidaya ternak kelinci pedaging, yang mana wujud kandangnya benar-benar simpel, yakni perlu memasangkan pagar bambu memiliki ukuran 1 mtr..

Dalam area kandang, kamu harus sediakan minuman dan pakan untuk kelinci. Disamping itu, area kandang harus juga dibikin bersih 2x dalam satu minggu dan upayakan selalu untuk jaga temperatur dalam kandang, janganlah sampai terlampau lembab. Karena kelinci lebih menyenangi keadaan kering.

3. Pengendalian Pakan Untuk Kelinci Pedaging

Pemberian pakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging bisa disebutkan sedikit berlainan dari umumnya. Terutama bila arah khusus kamu lakukan budidaya ini untuk jual kembali dagingnya.

Simak juga Langkah Menjaga Marmut yang Betul, Gampang, dan Tidak Buat Repot

Kamu dapat menambah sedikit gizi seperti piterna dan hormonik ke pellet atau makanan khusus kelinci pedaging. Beri dengan teratur 2x satu hari, ketika sore dan pagi hari.

4.Langkah Memasangkan Kelinci Secara Efisien

Kemudian tingkatan yang penting dulur lihat yakni tingkatan pengembangbiakan. Kelinci termasuk hewan yang mudah dan gampang sekali untuk hamil.Maka dari itu memerlukan penataan dalam periode kehamilan. Perkawinan pada kelinci bisa terjadi dengan alami atau bikinan.

Perkawinan dengan alami peternak cuman sediakan jantan dalam kandang betina dan bisa terjadi perkawinan.Kalian bisa juga mengenal banyak hal untuk mendukung proses memasangkan kelinci:

[H4] Periode Reproduksi Kelinci [/H4]

Untuk kelinci betina bisa di kawinkan apabila sudah berusia lima bulan. Jika di kawinkan terlampau muda bisa mengakibatkan masalah kesehatan reproduksi dan risiko kematian anak yang tinggi.

Transisi birahi pada kelinci betina 16-18 hari. Pertanda birahi pada kelinci betina yaitu selera makan turun, terlihat resah, lebih agresif, condong diam bila di naiki oleh pejantan kebalikannya bila betina hamil condong menghindari bila ingin di naiki oleh pejantan.

[H4] Proses Perkawinan Kelinci [/H4]

Kalian dapat mengaplikasikan tingkatan untuk mengkawinkan kelinci supaya sukses dengan seperti berikut:

– Campur pada sebuah kandang betina yang birahi dengan jantan. Dilihat sampai terjadi perkawinan selanjutnya mengeluarkan betina dan berikan makan.
– Sekitar 1 – 2 jam masukan kembali betina dalam kandang sampai terjadi perkawinan ke dua dan pisah
– Jika sesudah 12 – 14 hari tidak kelihatan pertanda birahi karena itu bisa di prediksikan kelinci hamil. Untuk pastikan kehamilan dengan palpasi atau meraba sisi perut akan berasa ada tonjolan kecil.
– Umumnya pada sebuah peternakan kelinci ratio yang di perlukan cuman 1 kelinci jantan dengan 10 – 12 betina.

Sesudah kalian lakukan proses perkawinan seterusnya lakukan proses kelahiran anak kelinci.


[H4] Proses Kelahiran Anak Kelinci [/H4]

Ada banyak hal yang penting dulur kenali berkenaan proses kelahiran anak kelinci, satu diantaranya berikut ini:

– Untuk lama proses kehamilan kelinci 30 – 33 hari dengan rerata 31 hari. Lama waktunya kehamilan bervariatif bergantung dari genetik, usia induk dan sekitar lingkungan.
– Lama kehamilan kurang dari 30 hari menyebabkan anak yang dilahirkan abnormal. Pertanda – pertanda kelinci mendekati melahirkan akan kumpulkan rumput-rumput kering sebagai alas, mengambili bulu-bulunya sendiri khususnya sisi paha dan perut, lebih condong resah, selera makan turun.
– Kelahiran kelinci umum terjadi saat malam hari dengan keadaan mata tertutup, kurang kuat, tidak dengan bulu. Mata anak kelinci mulai terbuka pada usia 10 hari, bulu-bulu mulai berkembang pada usia 4 hari. Kelahiran normal pada kelinci berjalan tidak kurang 30 menit.
– Durasi waktu kelahiran anak kelinci 1 – 5 menit. Lama maksimal jarak kelahiran yakni tiga hari. Kelinci bisa beranak 4 – 8 kali dalam satu tahun. Jarak di antara melahirkan – perkawinan kembali sekitas 28 – 42 hari.
– Sesudah lahir memerlukan penyapihan. Penyapihan dilakukan pada anakan usia 7 – 8 minggu. Anak sapihan di taruh pada kandang sendiri di isi 2 – 3 ekor/kandang dan dalam kandang disediakan pakan dan tempat minum. Selanjutnya di pisah berdasar tipe kelamin supaya perkembangan lebih bagus dan cepat.

5. Perawatan Anak Kelinci Pedaging

Sesudah anak-anak kelinci pedaging lahir, kamu dapat lakukan perawatannya dengan jaga kandang itu selalu bersih dan hangat. Beri makanan bergizi seperti wortel dan sayur yang lain yang sudah dihancurkan. Tambah juga sedikit gizi ke makanannya untuk mendukung tumbuh berkembang anak kelinci pedaging.

6. Kelinci Pedaging Siap Dipanen

Cara paling akhir dalam budidaya ternak kelinci ialah proses pemanenan. Proses ini dapat dilaksanakan saat kelinci sudah masuk umur 3 sampai empat bulan dengan dasar nilai jual sekitaran Rp 80 ribu. Biasanya, proses panen kelinci dilaksanakan 4 kali dalam satu tahun, yang mana kelinci betina bisa hasilkan 6 ekor anak.

Keunggulan Beternak Kelinci Pedaging

Pengertian Kelinci adalah tipe hewan mamalia yang banyak diketemukan di beberapa penjuru dunia.Ada dua tipe kelinci yang umum dipiara banyak orang, yakni kelinci hias dan kelinci pedaging.

Kelinci hias cuman untuk hewan piaraan untuk pengasih kelinci dan tipe kelinci hias tidak dapat dikonsumsi, karena mempunyai daging yang sedikit, berlainan dengan kelinci pedaging.

Kelinci pedaging sebagai tipe kelinci yang mempunyai keunggulan dalam soal perkembangan tubuh yang cepat.Walau dari sisi wujud hampir serupa dengan kelinci hias, kelinci pedaging lebih difavoritkan pada perubahan tubuhnya, hingga dapat hasilkan daging yang semakin banyak.

Adapun keunggulan beternak kelinci pedaging ialah seperti berikut:

– Pakan kelinci yang murah dan mudah didapatkan seperti rumput biasa, rumput dan ekstrak, umbi-umbian dan tersisa sayur.
– Kelinci sebagai hewan yang subur perkembang biakannya selama setahun, dimulai dari enam bulan sampai lima tahun bila dirawat secara baik. Rerata induk betina melahirkan di antara 6-8 ekor anak.
– Panen kelinci ternak diawali dari usia 3-4 bulan kelinci pedaging siap hasilkan daging yang banyak sekitaran 2-4kg.
– Penghasilan keuntungan dari kelinci dapat sekitar di antara 120-160% melebihi usaha ternak lainnya sekitar di antara 70-100%.
– Urine dan kotoran dari kelinci benar-benar berguna sekali jadi bahan organik. Misalkan seperti pupuk organik (kotoran) dan pengusir hama (urine). Harga kotoran kelinci benar-benar mahal dan laris dipasaran.
– Ada beberapa pabrik kulit yang terima kulit kelinci sebagai bahan kerajinan seperti topi, tas, sarung tangan dan lain-lain.
– Daging kelinci bergizi tinggi dibandingkan dengan hewan ternak lain, benar-benar prospektif jadi merek di pasar dan bermanfaat untuk kesehatan.
– Beternak kelinci pedaging dapat dilaksanakan dimanapun. Tidak harus memerlukan ahan yang luas dan kandang kelinci dapat disamakan dengan dengan keadaan dan lokasi.
– Peternak kelinci pedaging masih termasuk sedikit dan cuman ada di beberapa daerah tertenu, seperti lembang, bogor dan di wilayah kota malang. Ini dapat menjadi kesempatan usaha untuk peternak dan pemula.

Sedikit yang mengetahui jika usaha budi daya ternak kelinci punyai kesempatan yang baik untuk periode panjang. Dari urine, daging sampai kotorannya dapat mendapatkan uang.

Keperluan akan daging kelinci juga merayap naik dari tahun ke tahun, hingga hewan ternak yang ini pas jadi kebun usaha.

Disamping itu kelinci sebagai hewan yang menyesuaikan secara cepat hingga memungkinkannya untuk tinggal di beberapa cuaca di dunia. Oleh karenanya, budi daya kelinci pedaging lumayan menjanjikan untuk jadi kesempatan usaha.

Langkah Membuat Kandang Kelinci Sendiri
1. Persiapkan Bahan dan Perlengkapannya Ditambah Dahulu

Misalkan kamu akan membuat kandang untuk 6 ekor kelinci. Kamu dapat membuat bersusun tingkat dengan 3 kotak atas dan tiga kotak bawah. Pembikinan kandang dengan kotak balok kelinci ini akan memerlukan waktu yang semakin banyak daripada kandang untuk koloni, tetapi kandang condong lebih gampang membersihkan. Untuk berbahan siapkan :

– Balok kayu
– Esbes
– Kawat galvanis
– Paku usuk dan paku bambu
– Tempat untuk kotoran kelinci yang telah dilapis kantong plastik besar
– Palu, obeng, penggaris besi, dan gergaji

2. Persiapkan Balok Kawat dan Kayu Ukuran Kecil

Pertama, buat rangka lebih dulu dengan kayu sama sesuai wujud dan ukuran. Kamu dapat sesuaikan luas, lebar, dan tinggi dengan mode yang kamu harapkan. Janganlah lupa untuk membikin pintu sama sesuai ukuran kelinci, setiap balok kecil yang telah dibikin.

Selanjutnya bikinlah pintu di tengah-tengah atau sisi samping sesuai dengan selera, tetapi yakinkan jika pintu itu dipasang kuat supaya kelinci tidak gampang lepas sendiri dan keluar kandang. Potong rangka kayu ukuran segiempat selanjutnya pasang kawat dan buat kail kawat sebagai kuncinya. Buat pintu saat sebelum menyambung balok-balok menjadi satu sisi rumah kelinci.

3. Rekatkan Balok Dengan Kayu Balok

Apabila sudah membuat balok-balok kawat begitu halnya pintunya, rekatkan satu demi satu dengan balok kayu yang semakin besar sampai rapat. Selanjutnya pasang tempat kotoran berbentuk tatakan kayu atau kantong dari bawah rumah kelinci.

Jauhi penggunaan kardus untuk memuat kotoran kelinci supaya temperatur yang lembap di kandang tidak membasahi kardus. Kamu dapat gunakan kantong dari plastik pada bagian bawah balok, asal ukuran cocok supaya kotoran tidak jatuh kemanapun.

4. Buat Perputaran Yang Cukup Nyaman

Jika kamu mempunyai lokasi yang lumayan luas, seharusnya bikinlah kandang yang lebar supaya kelinci makin nyaman bergerak. Tetapi bila tempat kandang tidak luas, kamu dapat sesuaikan sekurang-kurangnya 3x lebar kelinci.

Lihat juga alas kandang supaya injakan tidak gampang bergoyang saat kelinci mencapai. Ini untuk menghindar agar kelinci tidak gampang terjepit atau dimasuki tikus dan yang lain. Alas seharusnya dicabut supaya lebih gampang bersihkan.

5. Taruh Kandang Di tempat Teduh

Jarak kandang dengan tanah seharusnya memiliki ukuran minimum 30 cm untuk menghindar kotoran, hingga kelinci bisa terbebas dari kotoran atau bakteri di kandangnya. Taruh kandang pada tempat teduh yang bisa diterangi matahari saat pagi hari dari jam 6 sampai 8. Sinar matahari akan penting untuk kelinci, jadi upayakan cahaya matahari dapat masuk kandang.

Maka itu barusan langkah-langkah dan langkah membuat kandang kelinci sendiri di dalam rumah.

Begitu ulasan berkenaan ternak kelinci pedaging yang dapat kalian pakai untuk beternak. Mudah-mudahan berguna.

 

kunjungi juga buat jersey futsal, bisa custom