Breaking News

My Dress-Up Darling: Kekurangan paling besar Marin mengutarakan banyak mengenai ia

PERINGATAN: Berikut ini berisikan spoiler untuk My Dress-Up Darling Adegan 12, “My Dress-Up Darling,” saat ini streaming di Crunchyroll dan Funimation.

My Dress-Up Darling: Kekurangan paling besar Marin mengutarakan banyak mengenai ia

My Dress-Up Darling ialah kasus classic yang memikat di antara Kitagawa Marin yang keluar dan Gojo Wakana yang kurang kuat halus. Untuk beberapa waktu nampaknya Marin ialah orang yang pimpin dalam cosplay dan romansa, dan itu semua GOJO dapat kerjakan untuk menyeimbangi ia. Tetapi, final musim 1 memperlihatkan jika sebetulnya Marin yang perlu memburu gojo.

Earlier adegans of My Dress-Up Darling used various kinds of symbolism to represent the state of Marin and Gojo’s relationship, such as the former’s then-platonic feelings when she stripped down to her bathing suit for some measurements while a bashful Gojo could hardly handle it. Saat ini di Adegan 12, Marin ialah orang yang takut untuk masuk ke perairan romansa.

Di final musim, Marin dan Gojo habiskan waktu berkualitas bersama dalam minggu berlibur musim panas. Tanpa project cosplay sekarang ini untuk ditangani, Marin perlakukan Gojo ke film seram, di mana dia menulis bagaimana dia memakai baju dan dampak ringkas untuk membuat seram. Selanjutnya ke-2 nya berkunjung sekolah menengah mereka hingga Marin bisa ambil barang-barang yang terlewatkan, dituruti dengan lawatan kolam sekolah, yang bercahaya di bawah cahaya matahari. Kolam ini jadi simbolik saat Marin janji untuk dengan rileks mencelupkan jemari kakinya ke air saat sebelum betul -benar menyelam. Ia menyepelekan persiapannya sendiri dalam episode ini, dan itu ialah cerminan yang terang atas sesuatu yang terjadi dalam hatinya.

Marin awalnya ialah yang menguasai dalam jalinan itu, cosplayer yang optimis dan eksper yang pimpin saat memikat Gojo selama waktu. Tapi semenjak GOJO mengaku cintanya pada Marin di kereta, hatinya sudah dalam kerusuhan karena semua argumen yang akurat. Kelihatannya ia tidak dapat mengolah hatinya seutuhnya dan cari tahu jalinan mereka yang semakin berkembang. Marin menduga ia siap untuk berenang di perairan pertemanan yang beri kesegaran dengan Gojo – cuma jatuh hati saat sebelum ia siap, dan saat ini ia mengetahui begitu kerepotan ia.

Tetap, Marin sukses menertawakannya dan beli waktu untuk cari tahu, dan yang terbaik, pasien Gojo tidak membentaknya atau mengincar ketetapannya. Marin masih mempunyai jalan panjang untuk pergi dengan berenang dan cinta sejati, dan menyelam dengan asal-asalan salah satunya yang tidak menolong. Ia harus belajar berenang perlahan-lahan dan hati -hati, cari tahu saat ia pergi.

Kebalikannya, Gojo makin terlatih dengan jalinan anyarnya dengan Marin dari mulanya, dan tidak perduli service fans, ia jadi lebih konstan dan optimis dengan segala hal. Episode seterusnya di Adegan 12 menunjukkan ini saat Gojo pada akhirnya mendatangi festival musim panas untuk melihat kembang api, yang paling dia cicipi. Pada tahun -tahun lalu, Gojo cuma melihat kembang api dari kenyamanan jendela kamarnya, dan mereka kelihatan dan kedengar sangat jauh. Mereka hanya suara background pada musim panas, tapi saat ini kembang api ambil arti yang serupa sekali baru karena Gojo sudah mengambil langkah ke dunia baru.

Marin ialah rekan wanita serius pertama Gojo dan, mempunyai potensi, kekasih pertama kalinya yang pas dan ketertarikan cinta. Ia memesona, menyenangkan dan ceria, seperti kembang api, dan Gojo perlu menyaksikannya nyaris mengetahui begitu cantiknya seorang ia. Marin tidak cuma keributan background di sekolah – ia berasa riil untuk Gojo, dan membuat jalinan dengannya mengerikan, menarik dan menarik sekalian. Gojo kemungkinan baru dalam romansa seperti Marin, tapi pendekatan kesemuaannya sekarang ini terlihat lebih efisien dibanding kepunyaannya, dan itu memperlihatkan. Sampai final musim 1 yang berhias aku, gantian Marin untuk memburu ketinggal.

 

 

Baca Anime di westmanga