Breaking News

Mengenal Ciri – Ciri Negara Berkembang Selain Tingginya Tingkat Pengganguran

Wapres: Produktivitas Rendah Penyebab Pengangguran Tinggi

Istilah negara berkembang digunakan untuk mengklasifikasikan negara – negara dengan tingkat kesejahteraan atau perekonomian yang masih rendah. Merujuk pada hal itu, salah satu ciri paling umum dari negara berkembang adalah tingkat pengangguran masyarakat yang tinggi.

Pengelompokkan negara berkembang dilakukan oleh negara berkembang tersebut melalui pengumuman yang dibuatnya berdasarkan kondisi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di negara tersebut.

Namun, selain tingginya tingkat pengangguran masih banyak ciri – ciri negara berkembang yang menarik diketahui. Apa saja ciri – cirinya? Simak ulasan dibawah ini !

  1. Masih Rendah Standar Hidup Masyarakatnya

Ciri negara berkembang yang pertama adalah standar hidup masyarakatnya masih rendah dibandingkan dengan standar hidup masyarakat di negara maju dan standar hidup kelompok elit di negara berkembang tersebut.

Rendahnya standar hidup tersebut mengakibatkan ketimpangan dalam lingkungan masyarakat. Hal itu tercermin dari rendahnya pendapatan perkapita negara, kemiskinan yang kronis, tidak memadainya kondisi perumahan, dan masih sangat terbatas sarana kesehatannya.

  1. Rendahnya Tingkat Produktivitas

Ciri negara berkembang selanjutnya yaitu masih rendah tingkat produktivitas tenaga kerjanya. Tingkat produktivitas bisa diukur dengan membandingkan jumlah output dan input. Melalui perbandingan itulah bisa diketahui faktor penyebab rendahnya produktivitas di negara berkembang. Mulai dari faktor kualitas tenaga kerja, kemampuan manajerial, perkembangan teknologi, hingga faktor produktivitas lainnya.

  1. Tingginya Tingkat Pertumbuhan Penduduk Dan Beban Tanggungan

Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi menjadi ciri negara berkembang selanjutnya. Negara berkembang masih kesulitan untuk menekan tingginya tingkat pertumbuhan penduduk tersebut. Negara maju justru sebaliknya mengalami kesulitan untuk meningkatkan pertumbuhan penduduknya.

  1. Tingkat Pengangguran Yang Tinggi

Ciri – ciri negara berkembang selanjutnya adalah tingkat pengangguran yang tinggi. Pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) di negara berkembang masih relatif rendah jika dibadingkan dengan negara – negara maju.

Terdapat dua faktor yang menjadi pemicu munculnya fenomena tersebut yaitu adanya pengangguran terselubung dan ada pula pengangguran terbuka. Arti pengangguran terselubung yaitu tenaga kerja yang ada sudah bekerja dibawah kapasitas optimalnya.

Sementara yang dimaksud pengangguran terbuka yaitu sebagian masyarakat yang sebenarnya mampu dan sangat ingin bekerja namun tidak tersedia pekerjaan bagi mereka.

  1. Ketergantungan Terhadap Produksi Pertanian Dan Ekspor Produk Primer

Sekitar 80 persen penduduk di negara berkembang bermukim di kawasan pedesaan, sementara di negara maju penduduk yang bermukim di pedesaan kurang dari 30 persen.

Jika dilihat dari sisi produksi tenaga kerja di sektor pertanian, jumlah di negara berkembang hingga mencapai 69 persen, sementara di negara maju hanya 18 persen.

Perekonomian negara berkembang umumnya berorientasi pada produk – produk primer. Negara berkembang ekspor produk – produk primer seperti bahan makanan, bahan baku atau mentah, bahan bakar, dan bahan – bahan logam.

  1. Ketergantungan Dalam Hubungan Internasional

Penyebab taraf hidup masyarakat di negara berkembang masih rendah tidak hanya karena tingginya tingkat pengganguran dan tidak meratanya pendapatan masyarakat saja, namun juga dikarenakan negara berkembang masih ketergantungan pada negara – negara maju.

Dominasi kekuasaan ekonomi dan politik di negara berkembang tercermin dari perdagangan internasional yang dikendalikan negara – negara maju. Seringkali negara – negara maju juga turut mengatur alur modal, bantuan teknologi, serta bantuan luar negeri lainnya ke negara berkembang.

Selain itu masih ada ciri – ciri negara berkembang lainnya seperti masih rendahnya tingkat pendidikan dan masih rendahnya pengetahuan dan perkembangan teknologi.