Breaking News

Cara dan Syarat Nikah Siri dalam Agama Islam

Ada beberapa cara dan persyaratan menikah siri yang harus di penuhi agar bisa dikatakan sah menurut agama Islam. Sebuah ikatan pernikahan yang dilakukan di jasa nikah siri seperti jasa nikah siri Bogor. Pernikahan bawah tangan yang tidak di cantumkan di kantor KUA ini juga tidak bisa dilakukan alas-asalan, tetap harus memenuhi beberapa persyaratan nikah dan cara yang benar menurut agama Islam.

Cara dan Syarat Nikah Siri dalam Agama Islam

Dalam ajaran agama Islam ada beberapa persyaratan dan cara melangsungkan pernikahan yang harus dipenuhi dan ini berlaku baik untuk pernikahan resmi maupun siri. Karena nikah siri sendiri adalah sebutan untuk nikah yang tidak dicantumkan di berkas negara di Indonesia. Nah, berikut ini adalah beberapa cara dan syarat nikah siri menurut agama Islam:

1. Memenuhi lima rukun nikah

Poin paling penting pernikahan siri adalah dengan memenuhi lima rukun nikah yaitu adanya mempelai pria, mempelai wanita, wali nikah, dua orang saksi, dan diucapkannya ijab kabul.

Dan adapun beberapa persyaratan lainnya bila ingin dikatakan salah menurut agama Islam seperti dibawah ini…

2. Mempelai pria tidak boleh memiliki lebih dari empat istri

Jika mempelai pria telah memiliki istri lain sebelum melakukan nikah siri, maka jumlah istrinya harus kurang dari empat. Selain itu, sebaiknya mempelai pria telah meminta izin atau memberi tahu niat pernikahan sirinya kepada istri terdahulu.

3. Izin mempelai wanita dan wali sah

Wajib bagi calon mempelai wanita, pernikahan siri dianggap sah apabila ia sudah mendapat izin dari wali yang sah. Wali yang utama adalah ayah kandungnya sendiri, namun apabila telah tiada bisa digantikan oleh saudara laki-laki sekandung atau saudara laki-laki dari pihak ayah.

4. Ketentuan menunjuk wali hakim

Meski tata caranya lebih simpel ketimbang pernikahan resmi yang dicatat oleh KUA, nikah siri tetap tidak diperkenankan dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi dari keluarga mempelai wanita.

Apalagi jika wali sahnya masih hidup, penunjukan wali hakim tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Apabila dalam kondisi mendesak wali sah tidak dapat menikahkan, maka penunjukkan wali hakim harus diketahui dan atas seizin wali sah.

5. Suka sama suka

Penting untuk diperhatikan nih, pernikahan siri tidak boleh dilakukan secara terpaksa. Apalagi status pernikahannya tidak memiliki perlindungan hukum, sehingga risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari bisa lebih besar.

6. Tidak dilakukan dalam keadaan ihram atau umrah

Syarat lain yang harus dipenuhi agar pernikahan siri dah di mata agama Islam adalah tidak dilakukan dalam keadaan berhaji atau umrah. Jika ingin melangsungkan pernikahan di tanah suci, maka lakukan sebelum atau setelah ibadah haji dan umrah.

Setelah semua rukun nikah dan syarat sah terpenuhi, kedua mempelai yang memutuskan menikah secara siri tetap harus menyadari bahwa status perkawinan mereka tidak sah di mata hukum.

Pernikahan mereka tidak tercatat di KUA, dan bisa berimbas pada dokumen-dokumen negara yang terkait seperti kartu tanda penduduk, kartu keluarga, hingga akta kelahiran anak nantinya.

Itu dia syarat pelaksanaan nikah siri yang penting untuk diketahui. Jika berencana melangsungkan pernikahan siri Anda bisa menghubungi Jasa Nikah Siri Bogor dan juga melayani hampir seluruh wilayah jawa yang sudah berpengalaman.