Breaking News

Apakah nikah siri bisa membuat KK dan perlindungan hukum?

Apakah nikah siri bisa membuat KK? Untuk menjawab Apakah pasangan suami istri yang menikah secara siri dan tercatat dalam KK ini berarti dapat memperoleh pertanggungjawaban dalam hukum.

Apakah nikah siri bisa membuat KK

Berikut ini rekapan percakapan antara Dirjen dukcapil Kemendagri zudan Arif fakrulloh dengan presenter sebuah perusahaan TV swasta tentang Nikah Siri.

Apakah artinya mereka yang sudah terdaftar dalam Kakak walaupun menikah secara siri ini memperoleh kepastian dalam hukum?

Oh ya saat ini itu banyak sekali fakta di masyarakat bahwa perkawinan SIRI itu sudah terjadi

Sebelum 2016 dukcapil mengambil kebijakan pasangan yang nikah siri itu bisa ditulis dalam satu kartu keluarga itu sudah ada pernikahan Siri yang terjadi hulunya itu.

Pernikahan sirih hilirnya adalah pendataan dalam administrasi kependudukan karena di Indonesia itu setiap penduduk harus terdata dalam kartu keluarga dan dituliskan status hubungan dalam keluarga status hubungan dalam keluarga itu adalah kawin-cerai nah kawin itu.

Ada dua kategori kawin yang memiliki buku nikah dan kawin yang tidak memiliki buku nikah.

Nah di masyarakat sebutan sosialnya yang tidak memiliki buku nikah disebut dengan kawin siri.

Cerai juga ada dua kategori Cerai hidup dan cerai mati, jadi dalam kartu keluarga itu tidak boleh tidak ada status apapun, misalnya status ditulis kosong. strip nggak boleh.

Kalau belum kawin atau tidak cerai ada status lain yaitu kawin, jadikannya kawin belum kawin atau cerai.

Variannya adalah kawin sudah punya buku nikah berarti tercatat, kawin belum punya buku nikah dari kawin belum tercatat.

Fakta misalnya di komunitas komunitas adat terpencil di Suku Baduy Suku Anak Dalam ya di pedalaman di Papua di Kalimantan di Sulawesi itu banyak sekali pasangan-pasangan bukan poligami.

Mereka menikah monogami tetapi memang belum tercatat, Nah ini fakta yang harus di administrasikan di dalam dokumen kependudukan dukcapil.

Tidak menikahkan justru dukcapil sekarang memberikan perlindungan sesuai dengan mencatat menuliskan perkawinannya di dalam satu keluarga itu menjadi jelas siapa bapaknya.

Dengan dituliskan didalam kartu keluarga, maka anak yang lahir dari perkawinan nikah siri itu sekarang bisa dimuat di dalam akte kelahiran dengan nama bapak dan ibu.

Perlu di sampaikan bahwa di Indonesia mengenal empat akte kelahiran.

Pertama akte kelahiran untuk anak yang ayah-ibunya lengkap dan sudah nikah tercatat, kemudian akte kelahiran model kedua untuk anak yang ayah-ibunya lengkap sudah menikah tetapi nikah siri, maka ditulis nama ibu dan ayahnya dan di dalam akte kelahiran diberi keterangan nikah belum tercatat.

Kemudian yang ketiga anak yang lahir di luar nikah. Tidak ada ayahnya ya karena belum menikah hanya ditulis no Ibu enak the, yang keempat adalah akte dengan nama anak saja karena tidak diketahui asal-usulnya.