Breaking News

5 Bentuk Loyalty Program yang Cocok untuk UKM

 

Membuat loyalty program merupakan sebuah strategi yang ampuh untuk mempertahankan pelanggan. Pada jangka panjang, langkah ini bisa mendatangkan pelanggan baru dan akhirnya membuat usaha Anda berkembang.

Namun tentu saja, tidak semua pelaku usaha mengetahui bagaimana cara menjalankan loyalty program. Bahkan banyak yang beranggapan bahwa hal ini hanya bisa dijalankan oleh usaha bermodal besar.

Pada kenyataannya, semua jenis usaha bisa menjalankan langkah ini untuk mempertahankan pelanggan dan mendapatkan ke pelanggan baru. Berikut adalah 5 bentuk loyalty program yang cocok untuk dijalankan oleh pemilik usaha kecil menengah (UKM).

1. Minimal Frekuensi Pembelian

Rasanya langkah ini merupakan bentuk loyalty program yang paling mendasar. Banyak pelaku usaha dari skala kecil sampai besar menjalankan strategi ini. Sistemnya cukup mudah, Anda tinggal memberi reward pada pelanggan yang telah melakukan pembelian sekian kali.

Contoh sederhana adalah misalnya Anda memiliki usaha laundry. Anda bisa membuat kupon untuk diberi stempel setiap seseorang datang untuk laundry di tempat Anda. Misalnya, jika dia sudah memiliki 10 stempel, yang artinya dia sudah transaksi 10 kali, Anda bisa memberi reward dengan laundry gratis sekali.

Tentunya hal ini bisa Anda modifikasi sesuai keinginan dan jenis barang atau jasa yang Anda tawarkan. Bukan hanya barang atau layanan gratis, Anda bisa memberi reward berupa voucher, gift card, souvenir, atau reward lainnya.

2. Kartu Keanggotaan

Membership atau kartu keanggotaan juga merupakan strategi yang bagus untuk mempertahankan pelanggan. Banyak e-commerce bahkan minimarket yang menjalankan strategi ini. Di mana Anda bisa mengharapkan pembelian ulang dari para anggota yang sudah terdaftar.

Pastinya Anda perlu memberikan reward atau keuntungan ketika seseorang sudah menjadi anggota. Misalnya, Anda bisa memberikan potongan harga untuk item tertentu khusus anggota, atau berita-berita promo terbaru sehingga mereka bisa membeli dengan harga promo sebelum orang lain.

Dalam mengatur keanggotaan ini, Anda memerlukan sistem yang rapi. Tentunya Anda tidak  bisa menggunakan melakukannya secara manual. Apalagi jika Anda memiliki sistem reward khusus untuk para anggota. Oleh karenanya, menggunakan platform, misalnya TADA, bisa membantu Anda dalam mengatur keanggotaan para pelanggan sekaligus reward yang bisa diberikan untuk yang bergabung menjadi anggota.

3. Poin

Sistem poin ini biasanya berlaku untuk pelanggan yang mendaftar sebagai anggota. Jadi ketika mereka berbelanja, mereka akan mendapatkan poin. Di mana setelah akumulasi poin mencapai angka tertentu, si pelanggan akan mendapatkan reward atau hadiah.

Sistem poin ini juga banyak digunakan oleh perbankan, terutama untuk menarik minat pengguna kartu kredit agar terus berbelanja. Anda pun bisa menerapkan sistem poin ini pada usaha Anda.

Supaya bentuk loyalty program ini bisa berjalan dengan lancar, Anda memerlukan sistem atau platform yang bisa membantu Anda dalam mengakumulasi poin dari pelanggan. Anda bisa menggunakan jasa pihak ketiga, seperti TADA. Hal ini untuk memudahkan dalam proses akumulasi poin pelanggan serta pemberian reward.

Jika langkah loyalty program Anda berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan pelanggan akan mengajak orang lain untuk berbelanja atau menggunakan jasa Anda. Dengan demikian, kesempatan usaha Anda untuk berkembang jadi lebih besar.

4. Value-Based

Terkadang ada orang yang membeli dari sebuah toko untuk mendukung gerakan tertentu. Biasanya, orang akan setia pada sebuah usaha yang memiliki value sama dengan mereka. Anda bisa menentukan value apa yang ingin Anda dukung, lalu menjadikannya value dari usaha Anda.

Misalnya, Anda memiliki clothing line dan sekaligus ingin membantu perawatan hewan di penampungan. Anda bisa menggunakan sistem value-based ini untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Salah satunya dengan cara mendonasikan sekian persen dari penjualan untuk membantu hewan terlantar yang ada di penampungan.

Contoh lain misalnya setiap pembelian Rp 100.000, maka toko Anda akan menyumbangkan Rp 5.000 untuk perawatan hewan di tempat penampungan. Orang-orang yang memiliki value sama dengan Anda, yaitu melindungi hewan, akan dengan senang hati berbelanja demi menyumbang ke tempat-tempat penampungan hewan.

Sekali lagi yang harus Anda ingat, jika ingin menggunakan cara ini, pastikan bahwa yang dipromosikan adalah value atau hal yang Anda percayai. Jangan memilih value hanya karena hal itu sedang tren. Tentunya tindakan ini tidak etis, dan kalau di kemudian hari Anda melakukan hal yang bertentangan dengan value tersebut, maka usaha Anda akan kehilangan kredibilitasnya.

5. Games

Loyalty program juga bisa Anda jalankan dengan asyik, seperti membuat permainan atau games. Anda bisa membuat games yang menghasilkan poin bagi pelanggan. Jika sudah pada akumulasi poin tertentu, mereka akan mendapatkan reward atau hadiah.

Sebenarnya tidak butuh aplikasi rumit untuk menjalankan games ini. Misalnya, Anda memiliki toko online dan memiliki website. Semua orang yang sudah memiliki akun di situs Anda bisa memainkan game yang temanya sesuai dengan usaha Anda. Mereka bisa mengumpulkan poin atau nilai dari game ini, untuk ditukarkan dengan kupon yang bisa dipakai berbelanja.

Hal ini bisa menjadikan pelanggan Anda setia karena mereka hanya bisa berbelanja di toko Anda. Jika barang atau jasa yang Anda tawarkan berkualitas dan esensial, maka Anda bisa menjamin adanya transaksi berulang dari orang yang sama.

Pastinya sebagai pelaku usaha Anda memiliki banyak ide mengenai loyalty program ini. 5 bentuk loyalty program di atas tidak membutuhkan sistem yang rumit atau modal yang besar. Sehingga 5 ide ini bisa dijalankan oleh pelaku usaha kecil dan menengah.